Artikel
Tingkatkan Kualitas Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Gresik Gelontorkan DBHCHT ke warga Campurejo
Di tengah ekonomi masyarakat yang sulit akibat melambungkan harga-harga kebutuhan bahan pangan, Pemerintah Kabupaten Gresik mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai kepada ratusan warga kurang mampu, yang tinggal di wilayah Gresik bagian Utara. "Jadi bantuan ini kita berikan sekaligus sebanyak 3 tahap, sehingga masing-masing orang akan menerima Rp600.000 x 3, yaitu Rp1.800.000. Dalam pembagian bantuan uang tunai kali ini, nampak terlihat wajah warga yang mendapatkan BLT, sumringah mengantri dengan rapi. Rata-rata mereka berasal dari kalangan petani, nelayan hingga lansia. Bu Fatimah, salah satu warga Dusun Sidorejo, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng mengaku senang saat menerima bantuan sosial DBHCHT. "Alhamdulillah saya sangat senang dan sangat gembira. Bantuan ini akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari, seperti sembako, obat dan lain-lain," ujar Fatimah. Sementara itu, Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gresik, terus berupaya dalam meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakatnya. Salah satunya melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Untuk itu dirinya bersama Dinas Sosial Kabupaten Gresik dan PT Pos Cabang Gresik, tancap gas ke tiap kecamatan di Kabupaten Gresik. Rencananya, penyaluran ini akan rampung pada akhir tahun 2023, dimulai dengan Gresik wilayah utara. "Bantuan sosial ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga dapat membantu kebutuhan harian bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)," ujar Bupati Gresik saat menyalurkan BLT DBHCHT di Kecamatan Panceng, Minggu (17/09). Bupati juga mengatakan, dana ini diberikan oleh pemerintah pusat dari hasil pajak rokok dengan pita cukai. Untuk itu, penting bagi masyarakat agar tidak membeli atau mengedarkan rokok ilegal tanpa pita cukai. "Karena rokok tanpa pita cukai ini merugikan kita. Dengan kita tidak mendukung peredaran rokok tersebut, kita bisa membantu para petani tembakau, buruh pabrik rokok, petani, nelayan, para lansia dan warga kurang mampu yang terdata di DTKS," ucap Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu. Oleh karenanya, Gus Yani juga berpesan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk hal yang positif. Diantaranya membeli sembako dan kebutuhan harian rumah tangga. "Pesan saya manfaatkan bantuan dana ini sebagai semestinya. Jangan gunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat apalagi judi online,"
Pemerintah Perpanjang Bantuan Pangan Beras hingga Akhir 2023
PEMERINTAH DESA CAMPUREJO SIAP MELAKSANAKAN PEMBINAAN DISIPLIN APD

